Kopi Semesta : Antara Kedai Kopi dan Wifi


Kopi sepertinya saya sering membahasnya. Seperti saat sedikit mengulas mengenai kopi Jos dan Blandongan. Nah, saat ini saya akan sedikit bercerita mengenai ‘ngopi’ di Semesta yang terletak di Jl. Abu Bakar Ali No. 2 Yogyakarta. Semesta sendiri merupakan sebuah kedai kopi yang masih satu ‘kerajaan’ dengan Blandongan.

Bisa dibilang Semesta adalah tempat ngopi adiknya atau anaknya Blandongan. Jika Blandongan diperuntukkan bagi semua kalangan baik orang tua maupun remaja, kalangan menengah bawah maupun atas. Jika Semesta sepertinya diperuntukkan bagi Mahasiswa kalangan menengah ke atas.

Mudah untuk melihatnya, karena di Semesta diberikan fasilitas Wifi, free internet, hotspot area tanpa batas waktu. Sehingga bisa melakukan akses internet kapan saja.

Soal kopi ada beberapa kopi yang juga bisa ditemukan di Blandongan. Untuk soal nama tentu berbeda. Dan rasa atau penyajiannya juga ada yang berbeda. Jika di Blandongan ketika memesan kopi susu jahe atau kopi jahe maka jahe yang diberikan adalah jahe geprek. Sementara jika di Semesta maka bukan jahe geprek.

Kopi Spesial Semesta

Kopi Spesial Semesta

Jika di Semesta saya sering memesan Kopi Semesta. Secangkir kopi yang dicampur dengan coklat serta susu kemudian ada rasa kayu manisnya. Sayangnya mereka (menurut saya) tidak memiliki standar soal rasa. Maksudnya rasa yang disajikan dari masing-masing barista atau peraciknya juga berbeda. Saat pertama kali datang kopi tersebut sangat enak karena sangat kental. Tetapi saat kedatangan saya yang kedua kali, kopi Semesta yang disajikan begitu berbeda. Kurang kental dan sangat encer, mengecewakan (maaf tapi benar). Kedatangan ketiga, saya memperoleh kopi kental yang nikmat. Sehingga seharusnya terdapat standar tertentu agar memberikan rasa ng mungkin hampir sama kalaupun tidak sama. Atau bisa juga dikenalkan nama baristasnya sehingga konsumen pun bisa memesan sesuai nama baristanya hehehe,

Namun bukan berarti tidak ada standar rasa membuat kedai kopu ini sepi pengunjung. Jangan salah, justru tetap ramai. Apalagi kedai tersebut buka selama 24 jam. Sangat memanjakan para mahasiswa yang doyan ngobrol rame-rame.

Adakalanya bermain kartu, adakalanya hanya sekedar ngobrol rame-rame, ada juga yang menggunakan tempat tersebut untuk mengerjakan tugas kuliah. Wifi tak terbatas yang disediakan menurut saya sangat mendukung kedai tersebut. Selain itu saat sedang ngopi di sana, tidak akan takut akan diusir. Jika betah bisa berjam-jam duduk disana, sambil ngenet di depan laptop. Jika merasa haus dan lapar tinggal memesan lagi.

Bagaimana dengan harga makanan dan minuman? Ada yang mahal ada pula yang relatif standar. Kalau soal makanan saya sukan dengan sambal yang ada di menu penyetan (ayam, telur, tempe, tahu, dan terong penyet)

Makanan ringan seperti roti bakar, pisang bakar, kentang goreng, jamur goreng dan lainnya. untuk makanan ringan tersebut tentu saja harganya cukup menggiurkan hehe, Ada juga menu lainnya, seperti teh tarik yang saya juga sering memesannya. Rasanya lumayan enak jika barista yang menyajikan juga tepatt saat memberikan takaran hehe,

Satu catatan bagi para perempuan yang jijik dengan hal-hal yang berbau jorok, perlu menahan diri untuk datang ke sini. Mengapa? Karena kedai kopi tentu saja mayoritas yang datang ke sini adalah laki-laki. Walaupun banyak juga perempuan termasuk saya hehe,

Akan banyak asap rokok yang ditemui. Dan satu lagi soal kamar mandi. Di sinilah kelemahan utamanya. Kopi akan membuat seserang sering buang air kecil. Nah, seharusnya kamar mandi yang disediakan meskipun tidak mewah tetapi lumayan bersihlah.

Sayangnya, di sini hal tersebut kurang diperhatikan. Sehingga saya menyarankan bagi perempuan, untuk membawa tissue sebanyak-banyaknya. Baik tissue basah maupun bukan heheh,

Saya tidak akan menjelaskan bagaimana detailnya karena sebenarnya saya ingin membahasas minuman dan makanannya. Hanya saja saya juga perlu sedikit memberikan masukan soal hal tersebut hehe,

Bagi yang ingin beribadah yaitu sholat di tempat tersebut juga disediakan musholla. Sehingga benar-benar memberikan kemudahan. Untuk penggemar kopi, tempat ini perlu dicoba. Dan saya berharap semoga saat datang ke sana, memperoleh kopi hasil racikan barista yang tepat sehingga memperoleh cita rasa yang tepat pula🙂

Oh iya, secangkir Kopi Semesta dihargai Rp 7500,- sementara Teh Tarik Cuma Rp 4500,- saja. Tertarik?? Tetapii ingat, rasa tergantung lidah masing-masing, saya hanya memberi rekomendasi heheh,

teh tarik semesta

Teh Tarik Semesta

2 responses

  1. minum kopi memang banyak mendatangkan inspirasi.. syang ya klo ga ada standar rasa yang jelas.. salam kenal mb..😉

    1. heheheh,
      iya benar, sepakat saiya🙂
      salam kenal juga, makasih sudah berkunjung🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: