Bu Ageng, Warung Masakan Omah dengan Layanan Ramah


Warung Masakan Omah Bu Ageng semakin lama semakin banyak diminati. Tidak mengherankan  dengan nama besar budayawan Butet Kertarajasa tentu membuat orang penasaran untuk mencobanya. Rumah makan ini memang dimiliki oleh istri Butet yaitu Rulyani. Didukung dengan jejaring sosial twitter yang cepat dalam memberikan informasi-informasi mengenai rumah makan ini, membuat semakin banyak orang penasaran ingin mencoba.

Begitu juga dengan saya🙂. Jum’at (19/9/2012) malam sepulang dari jalan-jalan di pantai Indrayanti Gunung Kidul bersama sahabat saya yang datang dari Jakarta yaitu alent , maya, niko, sam, dan lainnya *eeaa🙂 kami menyempatkan untuk makan di tempat makan yang terletak di Jalan Tirtodipuran Nomor 12, Mantrijeron, Jogjakarta. Begitu sampai di Warung Masakan Omah Bu Ageng  kami langsung ambil pose foto bersama *aseek hehehe,

Awalnya kami khawatir makanan yang disajikan adalah makanan dengan harga-harga mahal. Namun ternyata kekhawatiran kami tidak beralasan. Makanan yang disajikan tetaplah makanan yang bisa dijangkau dengan lumayan🙂. Ada banyak makanan yang disajikan yang sebenarnya adalah makanan yang mudah ditemui dimana saja. Makanan yang disediakan di Warung Masakan Omah Bu Ageng adalah masakan yang biasa disajikan di keluarga Butet Kertarajasa.

Ada banyak menu yang disajikan dengan nama unik. Salah satunya yaitu Lele Njingkrung, lele yang digoreng dalam posisi tertekuk seperti orang yang sedang njingkrung atau tidung dengan posisi miring sambil menekuk lututnya. Saya tidak tahu rasanya karena kebetulan saya tidak memesannya. Tetapi teman saya yang pesan akhirnya saya meminjamnya untuk diambil gambarnya hehehe,🙂

Nah, saya sendiri lebih suka memesan menu Nasi Pecel Telor Ceplok dan minumnya Teh Rempah. Penasaran seperti apa penampakan dari makanan dan minuman yang saya pesan ini?hehe, Nasi pecel ini disajikan dengan nasi hangat, pecel yang terdiri dari rebusan kacang panjang, daun kenikir, kecambah, dan sambal kacang yang banyak. Kemudian ditambah telor ceplok dan kerupuk legendar.  Rasanya cukup enak dan cukup mengenyangkan. Hanya saja sambalnya terlalu banyak hehehe, Saya beri nilai 4 dari 5 untuk rasa nasi pecel telor ceplok ini🙂 Oh, iya harga menu ini kalau tidak salah Rp 13.000,-

Untuk minumannya adalah Teh Rempah, teh hangat dengan rempah-rempah. Namun sebenarnya tidak sesuai bayangan saya. Dalam bayangan saya, teh diberikan dengan dimasuki rempah-rempah yang sebenarnya. Seperti wedang uwuh yang ada bermacam-macam rempah. Namun begitu disajikan ternyata rempah-rempah yang ditawarkan ternyanya dalam bentuk sarinya saja. Soal rasa menurut saya tehnya kurang terasa, begitu juga rempah-rempahnya. Nikmat ketika diminum saat masih panas atau hangat. Karena ketika sudah dingin rasanya kurang nikmat. Keunikan lain dari teh ini, disajikan dengan gula batu. Jika diberi skala maka saya nilai teh ini 3 dari 5. Tetapi layak dicoba🙂

 Menu lain yang saya coba adalah Bakwan Ageng yang tidak lain dan tidak bukan adalah bakwan jagung🙂. Satu porsinya diberikan dengan harga Rp 7000,- yaitu dua bakwan dengan porsi yang besar tidak seperti gorengan yang biasa kita jumpai di tukang gorengan🙂. Dan kali ini saya memberikan nilai 5 dari 5 hehehe, Karena saya puas dengan rasa dan ukurannya hehehe,

Sebenarnya masih banyak menu-menu lainnya yang dari namanya bikin penasaran seperti Ayam Nylekit, Paru Ketumbar, Lidah Masak Semur, Baceman Kambing, Terik Daging, Eyem Penggeng, Eyem Penggeng Dada, Eyem Penggeng Paha, Sambal Mentah, Sambal Terasi, Sambal Kutai, dan lainnya. Sayangnya saya sudah cukup kenyang dengan menu yang saya pesan hehehe,

Mungkin dari segi rasa ada beberapa yang tidak sesuai bayangan saya. Namun dari segi pelayanan dan keramahan pelayanan saya beri nilai 5 dari 5 ditambah jempol kedua tangan saya hehe, Mantab!! Benar-benar ramah begitu pula dengan Butet Kertarajasa. Kebetulan saat saya dan teman-teman makan di tempat tersebut Butet dan istrinya sedang menerima tamu yaitu Pegy Melati Sukma🙂 Nah, teman saya pun spontan ingin foto bareng dan Butet menerima dengan ramah, bahkan sangat ramah :) Jadi jika anda sedang berkunjung ke Jogjakarta silakan saja untuk mencoba makanan di Warung Masakan Omah Bu Ageng karena memang layak untuk dicoba🙂

11 responses

  1. hmmm… yummmiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii😀

    1. ayooo dedeeek, kapan2 makan ke sana😀

  2. Wah, jadi kangen Jogjaaaa… hehehe. Aku udah lama pengin mampir di Bu Ageng, tapi sampai sekarang belum kesampaian😦

    1. hahahahah,
      warung bu ageng, selama masih laris, ntar pas kamu pulang jg masih bisa kesana da😀

  3. mbok aku diajak ke bu ageng.. *Lapar di cuaca bandung yang dingin*

    1. buahahahahahahahaha,
      tapi aku gak ngerti jalannya kemana, kan kemarin cuma nebeng😛

    2. elu kok di bandung si? *mupeng* :p

  4. Wew, jadi pengennnn🙂

    1. kalau pas ke jogja, boleh disoba hehehehe,

      1. Nanti kalau ke Jogja kontak2 Mbak Dian deh🙂

      2. boleh mbak hehehe,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: