Menjelajahi Goa Pindul


pindulIngin liburan menyenangkan? Silakan saja datangi lokasi wisata ini. Letaknya di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karang Mojo Kabupaten Gunung Kidul. Tempat wisata tersebut adalah Goa Pindul. Kira-kira membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam dari Yogyakarta.

Kalau kita dari Yogyakarta maka hanya perlu menuju kota Wonosari. Sesampai di simpang empat Siyono, belok kiri mengikuti jalur Ring Road. Setelah lampu merah Piyaman, nanti akan menemukan penunjuk arah desa Bejiharjo. Tinggal belok kiri dan ikuti papan penunjuk arah menuju Gelaran atau Goa Pindul. Bisa ditempuh dengan sepeda motor ataupun mobil. Untuk musim penghujan, disarankan menggunakan mobil karena jauh lebih aman dan nyaman.

Meskipun sebuah goa namun bukan berarti hanya menikmati keindahan stalagtid dan stalagmid saja. Namun juga menikmati aliran air sungai yang ada di sepanjang gua. Aliran air sungai? Benar. Saat melihat goa maka akan mengikuti aliran sungai sepanjang goa dengan duduk di atas ban pelampung. Jadi bagi yang tidak bisa berenang, tidak perlu khawatir.

Saat memasuki goa, para pengunjung diharuskan untuk menitipkan semua barang yang dibawa mulai dari tas, sandal, atau sepatu, dompet, telepon seluler, dan lainnya. Mengapa harus dititipkan? Karena saat memasuki goa, akan duduk pada ban pelampung yang di bawahnya tentu akan membuat basah celana dan baju.

Goa ini memiliki panjang sekitar 350 meter, lebar hingga sekitar 5 meter, jarak permukaan air dengan atap gua sekitar 4 meter. ingin tahu berapa kedalaman air sungai tersebut? Kedalaman sungai tersebut ternyata mencapai kedalaman sekitar 5 hingga 12 meter. Tetapi tidak perlu khawatir jika tidak bisa berenang. Karena setiap pengunjung akan memperoleh pelampung dan menggunakan ban pelampung untuk menyusuri sungai di sepanjang goa.

Setelah mendaftar dan membayar biaya yang dikenakan kemudian menitipkan barang-barang yang harus dititipkan maka kita akan diminta untuk mengenakan rompi pelampung dan sepatu karet. Selanjutnya kita hanya perlu jalan kaki sekitar lima menit menuju sungai. Selanjutnya pemandu yang akan mendampingi kita akan memberikan penjelasan mengenai segala seluk beluk mengenai goa. Salah satunya penjelasan bahwa ternyata goa tersebut memiliki tiga zona ruang yaitu zona terang, zona remang dan zona gelap abadi. Satu hal lagi, pemandu yang menemani setiap pengunjung sebanyak satu hingga tiga orang pemandu disesuaikan dengan pengunjung dalam satu rombongan.

Usai penjelasan singkat pemandu akan memberikan kesempatan bagi kita untuk berfoto bersama di depan Goa Pindul. Setelah itu kita bisa masuk dalam air dengan duduk pada ban pelampung. Agar lebih memudahkan perjalanan mengikuti arus, dalam satu rombongan diminta untuk saling memegang pegangan yang ada dalam ban pelampung. Sehingga pemandu pertama akan menarik orang yang berada di deretan pertama dalam rombongan tersebut. Sementara pemandu lainnya menjelaskan mengenai isi goa sambil mendorong ban pelampung yang dikenakan orang terakhir dalam rombongan.

Saat memasuki mulut Goa Pindul maka kita akan memasuki zona terang terlebih dahulu. Dinamakan zona terang karena masih memperoleh cahaya dari luar sehingga suasana goa tidak terlalu gelap. Di dalamnya kita akan melihat keindaan stalagtid dan stalagmid yang telah terbentuk bertahun-tahun yang lalu. Ada satu stalagmid raksasa yang panjangnya menghujam ke ke bawah menuju dasar sungai. Menurut Mbah Ireng, salah satu pemandu kami saat itu menjelaskan bahwa stalgmid tersebut masih aktif sehingga masih ada kemungkinan untuk tumbuh berkembang.

Nah, saat berada di dalam goa akan menemukan beberapa stalagtid yang sekilas seperti mengeluarkan air. Tetapi jangan sekali-kali menyentuh air yang seperti akan menetes di ujung batu tersebut. Mengapa? Karena jika disentuh bisa menganggu proses pertumbuhan batu tersebut.

Ada satu spot atau tempat yang bisa digunakan untuk menguji nyali pengunjung terhadap ketinggian. Dimana ketika telah berada di spot tersebut kita bisa meloncat dari ketinggian sekitar dua meter. Nah, jika sudah berada di ketinggian maka selanjutnya ambil ancang-ancang dan byuuuur!!! Air segera menyembur buih-buih. Penasaran?? Jika mengunjungi Goa Pindul maka spot ini harus dicoba!!🙂

Oh iya, penjelasan mengenai nama Goa Pindul, menurut Mbah Ireng, konon dahulu pada masa Panembahan Senopati, beliau menyuruh abdinya untuk membuang cucunya yang masih bayi. Sebelum dibuang, bayi tersebut dimandikan oleh utusannya di goa tersebut. Namun, tanpa sengaja pipi bayi tersebut kebendul (terbentur) batu-batuan. Mengenai kebenaran cerita tersebut, wallahu a’lam bi showab.

Nah, kalau penasaran ingin menyusuri Goa Pindul ada salah satu kegiatan Komunitas BFM yaitu Voluntourism #4 yang dilaksanakan pada 9-12 Mei 2013. Sebuah kegiatan yang menggabungkan antara volunteer dan tourism. Artinya peserta tidak hanya memperoleh pengalaman wisata namun juga menjadi volunteer untuk mengajar dan berbagi ilmu dengan anak-anak.

poster

Biaya yang diperlukan sebesar RP 480.000,- karena tidak hanya mengunjungi Goa Pindul saja namun juga ke Kali Oyo dan Gunung Api Purba. Selain itu biaya tersebut juga digunakan untuk biaya makan, penginapan, trasportasi dan asuransi serta donasi. Donasi? Benar. Setiap keuntungan yang diperoleh dalam kegiatan ini akan digunakan untuk memperbaiki dan membangun project perpustakaan Komunitas BFM di tempat terpencil yang membutuhkan. Karena pada dasarnya komunitas ini berupaya mendekatkan anak-anak Indonesia melalui buku-buku.

Pendaftaran telah dibuka mulai 15 – 25 April 2013. Silakan kontak langsung ke @Komunitas_BFM bisa juga cek di bookformountain.tumblr.com 

komunitas BFM

3 responses

  1. Trimkasih atas kunjungannya kami tunggu kunjungan selanjutnya..:)

    1. sama-sama🙂

      1. numpang promosi yaa ketemen temennya..:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: