Pengumpulan Donasi Bantu Akas Meraih Mimpi


Akas (paling depan)

Hidup tiap orang memang selalu berbeda. Kecukupan materi, berlimpah materi atau justru kekurangan materi. Ada begitu banyak orang yang memiliki banyak kesempatan untuk mengembangkan kehidupannya namun tidak menyadarinya. Begitu pula sebaliknya, ada begitu banyak orang ingin sekali mengejar mimpinya namun terbatas kesempatannya. Tidak terkecuali dalam pendidikan.

Saat ini diantara Anda semua mungkin sudah bekerja, atau masih kuliah atau kuliah sekalian kerja, mengembangkan bisnis? Luar biasa! Namun di luar sana ada begitu banyak anak yang nyaris tidak bisa melanjutkan pendidikannya karena keterbatasan biaya.

Adalah Timbul Slamet, seorang anak Desa Ngadirejo, Bromo, Jawa Timur. Akas begitu biasa disapa, memiliki bakat luar biasa dalam seni. Ia pandai membuat puisi, ia mahir memainkan alat-alat musik, ia tangkas dalam menciptakan nada-nada indah, ia ringan tangan dalam membantu pekerjaan ibunya, ia ramah dan banyak senyum.

Akas berada pada posisi kedua, ingin mengejar mimpinya tetapi memiliki keterbatasan biaya. Dalam bahasa Jawa ada istilah ancik-ancik ing pucuking eri. Berdiri di atas duri, jelas susah bukan.? Tetapi itulah istilah yang tepat untuk Akas saat ini.

Ia saat ini memang masih menempuh pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Bakatnya yang luar biasa, ia juga cerdas dalam mata pelajaran. Ia sendiri ingin mengembangkan minat dan bakatnya pada kesenian. Ia ingin tetap lanjut sekolah. Hanya saja, seperti pepatah jawa tersebut, ia bisa saja jatuh atau gagal melanjutkan sekolahnya karena tidak ada biaya.

Tentu diantara kita, masih ingat dengan erupsi di Gunung Bromo pada 2011 lalu? Desa Ngadirejo merupakan lokasi terparah yang terkena dampak erupsi ini. Banyak rumah tertutup abu begitu pula dengan SDN Ngadirejo. Jika di sekolah-sekolah lain, anak-anak sangat suka ketika diliburkan atau tidak ada pelajaran. Berbeda sekali dengan anak-anak SDN Ngadirejo ini. Mereka sangat cinta belajar. Mereka cinta dengan sekolahnya.

Pun terkena erupsi. Sekolah mereka tertutup abu yang tebal. Tapi tak sekalipun mereka tidak berangkat sekolah. Bersama para guru, anak-anak dengan semangat membersihkan sekolah mereka. Tetap semangat belajar meskipun menggunakan tenda darurat.

Akas, adalah satu anak-anak tersebut. Komunitas BFM bertemu dengan saat melakukan project pembangunan perpustakaan di SDN Ngadirejo. Akas terlihat menonjol diantara anak-anak lainnya. Ia disegani teman-temannya. Ia memiliki jiwa kepemimpinan. Adalah Akas yang memimpin grup karawitan SDN Ngadirejo. Bahkan karawitan anak-anak tersebut terbaik se-Probolinggo.

Akas lah yang memimpin karawitan tersebut. Akas yang mengajari adik-adik kelasnya ketika menabuh drum galon air minum. Saat mengajari adik-adik kelasnya, ia sangat sabar dan selalu memotivasi. Bahkan beberapa lagu dan musik karawitan tersebut Akas lah yang menciptakannya.
Ia tidak hanya cerdas dalam bidang kesenian tetapi juga dalam mata pelajaran lainnya. Ia memang rajin dan cinta belajar. Itulah sebabnya ia ingin sekali bisa melanjutkan sekolahnya. Ia ingin melanjutkan sekolahnya di SMK Seni. Ia tidak ingin hanya belajar sampai SMP saja. Ia masih ingin mengembangkan bakat bermain teater, berpuisi dan bermain musik.

Sayangnya, saat ini ia kesulitan biaya untuk sekolahnya. Beruntung SMP tempat ia sekolah saat ini, membebaskan biaya sekolahnya. Namun bagaimana dengan SMK nya nanti?

Ia hanya tinggal dengan Ibu dan neneknya. Ayahnya sudah lama meninggal. Alhasil, ibunya lah tulang punggung keluarga selama ini. Ibunya hanya bekerja sebagai buruh ladang. Artinya yang dikerjakan bukan ladang sendiri tetapi milik orang lain. Sehingga penghasilan yang mampu dikumpulkan tentu hanya terbatas.

Inilah yang kemudian mendorong Komunitas BFM untuk membantu biaya sekolah Akas. Komunitas BFM menginiasi sebuah program #MajuTerusAkas dengan maksud agar Akas tetap semangat untuk melanjutkan pendidikannya. Agar Akas terus maju untuk mengejar mimpi dan cita-citanya.

Melalui program ini, Komunitas BFM mengajak Anda semua untuk berdonasi untuk membantu biaya sekolah Akas. Bagaimana cara berdonasi atau update donasi yang terkumpul bisa diikuti melalui @Komunitas_BFM dan di bookformountain.tumblr.com .  Berapapun donasi dari Anda akan sangat membantu pendidikan Akas.

Mungkin ada diantara Anda sekalian yang bertanya dalam hati, “Lho bukankah di Indonesia ada begitu banyak anak yang juga nyaris putus sekolah? Mengapa Akas?”.

Sekarang saya juga bertanya pada Anda, berapa banyak anak-anak nyaris putus sekolah atau putus sekolah yang sudah Anda bantu? Jika di sekitar kita Anda yang membutuhkan bantuan, dan kita memang berkecukupan bahkan lebih, bukankah sudah sewajarnya untuk berbagi? Membantu satu dari sepuluh anak tentu akan lebih baik daripada tidak melakukan sama sekali bukan?

Berapa uang saku tiap bulan Anda? berapa gaji tiap bulan Anda? apakah menyisihkan Rp 50.000,- atau Rp 100.000,- akan membuat Anda kelaparan hingga bulan berikutnya? Bayangkan jika 100 pembaca yang mengetahui hal ini kemudian mengirimkan donasi masing-masing Rp 100.000,- saja sudah bisa mengumpulkan Rp 10.000.000,- Jumlah tersebut sudah hampir mencukupi jumlah perkiraan biaya yang diperlukan Akas untuk melanjutkan pendidikannya.

Baca juga cerita tentang Akas di sini, sini dan sini 🙂 ingin bertanya lebih banyak silakan follow @Komunitas_BFM

Nah, masih sayangkah Anda menyisihkan sedikit pemasukan yang dimiliki? Untuk berbagi jangan tunggu waktu lebih lama lagi. #MajuTerusAkas

UPDATE : Penggalangan Donasi untuk Akas sudah Resmi DITUTUP karena sudah memenuhi jumlah kebutuhan sesuai perincian. Mewakili teman-teman Komunitas BFM dan Akas, saya ucapkan banyak terimakasih :) 

namun jika masih ingin berdonasi untuk mendukung kegiatan Komunitas BFM yang lain, Anda masih bisa mengirimkannya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: