Susah Nolak


Kali ini saya akan sedikit (banyak) curcol, bukannya setiap yang artikel di blog ini juga curcol #eh :p. Intinya gitušŸ™‚

Pernahkah Anda berada pada posisi susah nolak? Saya termasuk tipe orang yang susah nolak. Apalagi notabene yang meminta bantuan itu teman sendiri, lebih susah lagišŸ˜¦. Semacam gak enak gitušŸ˜¦. Ada kalanya menguntungkan, ada kalanya merugikanšŸ˜¦

Pernah juga, saya gabung jadi pengurus inti suatu organisasi juga karena susah nolakšŸ™‚ Gara-garanya, saya kepo ikut-ikutan rapat online nya gitu. Jadi saya termasuk rajin ikutan, padahal tidak termasuk pengurus inti. Hanya pesertašŸ˜€ Nah, gara-gara saya rajin itulah, kemudian saya dipilih untuk masuk kepengurusan, semacam gila :p

Belakangan saya juga diusulkan jadi ketua, kali ini saya mati-matian menolak! Hahaha, gila aja, gak tau apa-apa terus jadi ketua hanya gegara sering (sok tahu) ikutan ngomong :p Kan sudah jelas dasarnya, berikan jabatan pada orang yang benar-benar kompeten. Lha saya sadar banget kelemahan saya apašŸ˜€. Saya kan gak pernah ikut organisasi eh disuruh jadi ketua, mau jadi apa organisasinya :DĀ Singkat kata, saya tetap jadi anggota dan organisasi tersebut sekarang entah kemana #eh :p

Cerita gak enak-an, juga termasuk dalam beberapa pekerjaan yang masuk ke saya. Juga berawal dari susah nolak :p Kecuali saat kerja jadi reporter humas di kampus, saya emang beneran kirim aplikasi dan contoh tulisanšŸ˜€

Tetapi waktu ngajuin mau keluar dari kerjaan juga, harus mundur sebulan karena diminta mundur sebulan lagi, Alhasil saya juga susah untuk nolakšŸ™‚ Saat masuk komunitas ini juga berawal gak bisa dan gak enak nolak permintaan buat gabungšŸ™‚ Tetapi untuk komunitas satu ini, saya gak pernah nyesal menjadi bagian mereka, benar-benar kumpulan orang-orang luar biasašŸ™‚

Beberapa pekerjaan lain juga karena susah nolak. Misalnya jadi pembicara pelatihan jurnalistik, itu juga karena gak enak :pĀ Job nulis artikel, nulis buku, nulis artikel di blog orang lain, nulis artikel di majalah orang lain, ngurus twitter orang, bikinin label Ā bisnis orang lain, dan lainnya juga gitu. Ada yang dapat duit, ada yang dapat buku, ada yang dapat pulsa, ada yang ucapan terimakasihšŸ™‚.

Tetapi tetap harus belajar untuk menolak :p Jangan sampai untuk urusan HATI juga susah nolak gara-gara gak enak, bisa bikin runyam hubungan #eeaa :p

Jadi, susah nolak itu semacam susah dilakukan tetapi kadang-kadang saya harus meyakinkan diri untuk menolak #eh *semacam membingungkan*

Dan kali ini juga begitu, baru saja, saya harus segera membuat keputusan untuk menerima atau menolak sebuah permintaan mendadak *usap peluh*

Intinya, tulisan kali ini adalah curcol belaka, sekian! :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: