Category Archives: artikel

Bapak Meninggal….

Jum’at, 16 Januari 2015 bisa jadi tidak pernah terlupakan setiap detiknya karena di tanggal itulah sekitar pukul 17. 20 WIB menjelang maghrib bapak meninggal. Hingga dua minggu kepergian beliau, masih seperti tidak percaya.

Aku bersama bapak seperempat abad lebih, tetapi sebenarnya tidak selama itu. Pasalnya sejak SMP hingga kini aku tidak banyak di rumah. Alhasil sebenarnya tidak terlalu banyak waktu yang kuhabiskan bersama beliau, banyak hal dari bapak yang belum aku ketahui.

Apa saja makanan favorit bapak, selama ini bapak sudah pergi kemana saja, apa yang membuat bapak jatuh cinta dengan ibuk, mengapa dulu jadi guru, dimana saja bapak menempuh sekolahnya, dan banyak hal yang ingin, ingin dan ingin aku tahu.

Mengapa dulu tidak kutanyakan? Entah, mungkin aku merasa bapak tidak akan meninggal secepat itu. Mungkin bukan cepat tetapi memang sudah waktunya bapak pergi. Karena sebenarnya bapak sudah sekitar 82 tahun menjalani kehidupan ini. Ya, bapakku menikah dengan ibuku ketika berusia sekitar 40 tahun. Itu juga baru kuketahui ketika membantu ibuk mencari berkas untuk mengurus surat kematian bapak 😦 kemana aja aku selama ini, gak pernah tanya 😦

Banyak hal yang kusesali namun tetap saja penyesalan tidak akan ada habisnya. Bapak memang sudah saatnya bersamaNya.

Aku dulu tak pernah berfikir untuk ditinggalkan karena aku selalu berfikir untuk mati muda, alasannyaa sederhana karena aku tidak ingin ditinggalkan.

Sebelum bapak meninggal, aku sebenarnya sudah mempersiapkan diri karena dua malam sebelum beliau meninggal, beliau dirawat di ruang ICU sehingga sewaktu-waktu bisa saja dipanggilNya. Namun tetap saja, aku tidak bisa menahan air mata ini keluar, bahkan hingga kini, tidak jarang masih saja menangis, apalagi saat membacakan surat  Yasin untuk beliau.

Tetapi mungkin ini memang sudah waktunya. Rasulullah saja meninggal di usia 60 tahun, sedangkan bapakku di usia 82 tahun, artinya bapak sebenarnya telah memperoleh bonus 22 tahun.

Hanya aku yang mungkin kurang peka, kurang perhatian dengan beliau. Semoga jalannya dipermudah, selamat jalan bapak, maaf, terimakasih, dan aku sayang bapak.

Advertisements

Masjid Jami’ Abnais Sabil, Alarm Sholat Tepat Waktu

masjid jami' abnais sabilMasjid Jami’ Abnais Sabil, Alarm Sholat Tepat Waktu mungkin terdengar semacam berlebihan. Namun itulah kenyataannya. Beberapa hari yang lalu, saya memperoleh kesempatan untuk singgah di Banyuwangi. Sebuah wilayah bagian ujung dari Jawa Timur, sangat dekat dengan Bali yang dipisahkan oleh selat Bali.

Saya singgah di Banyuwangi setidaknya selama dua malam, karena ingin mengunjungi Taman Nasional Baluran di Situbondo dan ke Malang.

Saat di Banyuwangi saya bermalam di salah satu tempat kos yang letaknya di gang tepat sebelah Masjid Jami’ Abnais Sabil ini. Saat pertama kali melihatnya, saya langsung berfikir masjid ini sama saja dengan masjid lainnya. Setiap azan suaranya keras namun standar. Continue reading →

Jogja Susah Air!

Jogja susah air! Mungkin itu berlebihan, yang benar adalah beberapa wilayah di Jogja susah air. Khususnya yang menggunakan sumur sebagai sumber untuk memperoleh air yang dikonsumsi sehari-hari.

Itu fakta! kalau tidak percaya silakan jalan-jalan sekitar Jalan kusumanegara di daerah Gajah, Tahunan, Miliran dan lainnya. Ada banyak sumur warga yang kering atau berkurang airnya. Alhasil banyak yang kesulitan untuk sekedar mandi dan mencuci baju. Mungkin bukan menjadi masalah bagi rumah yang menggunakan air PAM.

Rumah yang saya tumpangi a.k.a indekos, air sumurnya juga berkurang. Alhasil penyedot air a.k.a sanyo tidak mampu menyedotnya, tampungan air pun kosong. Anak kos pun bingung karena air untuk mandi dan mencuci tidak ada.

Apa yang dilakukan? ada yang numpang mandi di kosan teman, di kamar mandi masjid, kamar mandi umum, kamar mandi di SPBU, dan lainnya. Akhirnya kami membuka sumur. Beruntung air tidak benar-benar kering. Hanya saja pipa atau peralon dari pompa air tidak sampai akibatnya air tidak mampu tersedot atau terpompa keluar.

Akhirnya kami mengambil keputusan untuk menimba air. Mencari ember terkecil, mencari tali dan mengikatnya kemudian menjadikannya sebagai timba. Lumayan, daripada tidak bisa menyelesaikan hajat ingin ke kamar mandi 🙂

Aah menimba, jadi ingat jaman kecil yang harus antri untuk ambil air di sumur karena air pun keluarnya lama dan sedikit-sedikit. Jadi harus antri untuk mengambil airnya.

Adakah di tempat Anda yang sedang kekurangan air? semoga tidak ya 🙂

Selamat Jerman!!

Selamat Jerman!! saya ikut senang dengan kemenangannya satu kosong atas Argentina di final Piala Dunia 2014. *salaman* 😀

Ikut senang setelah berkali-kali ke final namun selalu kandas. Final Piala Dunia 2002 dikalahkan Brasil, kemudian dikalahkan timnas Spanyol di final Piala Eropa 2008. Ini semacam penantian setelah selalu lolos babak semifinal sejak Piala Dunia 2002 dan selalu gagal. Namun kali ini mereka berhasil.

Bisa jadi ini adalah rangkaian panjang, dengan pelatih yang hampir tidak pernah ganti sejak 2004-2006 dimana saat itu Joachim Loew adalah asisten pelatih dari Juergen Klinsmann. Setelah Klinsmann mengundurkan diri, Loew mengambil alih kursi kepelatihan.

Apa yang dilakukan timnas Jerman, mungkin bisa ditiru oleh timnas lain. Menggunakan pelatih yang sama dalam jangka waktu yang lama sehingga proses regenerasi pemain untuk timnas benar-benar dilakukan. Itulah yang terjadi pada timnas Jerman. Sepanjang perjalanan mereka selama 8 tahun belakangan, para pemainnya banyak yang berubah secara dinamis. Pemain tua yang sudah tidak produktif digantikan oleh para pemain muda.

Meskipun tidak selalu memperoleh juara dalam setiap ajang pertandingan dunia, namun setidaknya prestasi timnas Jerman selalu masuk sebagai semifinalis. Prestasi yang tidak semua tim bisa lakukan. Dan Jerman mampu melakukannya.

Sekali lagi Selamat Jerman!! meskipun harus mengalahkan Brasil dengan skor 7-1 di babak semifinal *hiks 😦

Kecewa!!

Kecewa!! Oh, tenang bukan karena pilpres kok #eh :)))

pilpres tidak berpengaruh, karena dari awal juga gak terlalu peduli :))

saya kecewa karena brasil kalah telah 7-1 dari jerman, secara saya adalah pendukung brasil sejak jaman baru kenal sepak bola pas final piala dunia 1998. saat itu brasil juga kalah dua gol tanpa balas dari perancis di final piala dunia 1998.

sejak pertandingan final 1998 itulah saya menjadi pendukung setia brasil, kalah atau menang, pemain cakep atau enggak, saya dukung brasil *eeaa :))

dan kali ini, brasil kalah sepertinya terlalu tertekan karena neymar dan thiago silva absen, tim psikologisnya kurang bekerja keras, harusnya pinjam tim psikologisnya kosta rika ni :)))

ya sudah, karena kalah mau apa lagi, masih ada perebutan tempat ketiga dan itu lawan belanda *usap peluh 🙂

saya tetap jagoin brasil untuk perebutan tempat ketiga, sementara final piala dunia 2014 ini saya jagoin jerman karena udah ngalahin brasil *eh :)))

ya sudaah itu uneg-uneg saya pagi ini, selamat menjalankan ibadah puasa, selamat beraktifitas 🙂

 

Menjelang Pilpres 2014

Menjelang Pilpres 2014 tepatnya pada 9 Juli nanti, sejujurnya saya galau mau milih yang mana. What!! iya galau G4L4U!! 😀 Sepetinya yang saya tuliskan sebelumnya.

Entahlah, masih kurang sreg dengan masing-masing kandidat. Sebanyak apapun informasi yang saya peroleh dengan memanfaatkan search engine benar-benar belum memuaskan saya. Pasalnya informasi dari berbagai media besar yang ada, kebanyakan terlihat berat sebelah. Terlihat sekali. Ketika mencoba mencari media alternatif, saya juga ragu bagaimana mengetahui kebenarannya.

Ish ish ish… Continue reading →

Beda Pengucapan, Beda Pula Artinya

Beda pengucapan, beda pula artinya. Kata-kata ini sering diingatkan agar kita lebih berhati-hati dalam ucapan. Dalam pengucapan bahasa jawa, indonesia, inggris, arab dan lainnya  kata-kata tersebut juga sangat berpengaruh.

Mengapa tiba-tiba menuliskan hal ini? sederhana. Baru saja saya membuka memo hape senter 🙂 dan menemukan sebuah catatan yang sayangnya saya lupa menuliskan sumbernya. Kata-kata yang membuat saya menuliskan artikel ini.

Mengenai pengucapan kata amin. Dalam doa bersama, sebagai jamaah pasti akan mengaminkan setiap doa yang diucapkan. Nah, setiap kata amin yang diucapkan mungkin tidak banyak yang menyadarinya, bagaimana pengucapan yang paling tepat. Bahkan mungkin mengacuhkannya. Karena sekali lagi mengingatkan  bahwasanya beda pengucapan, beda pula artinya.

Berikut saya tuliskan seperti yang saya catat dalam memo hape senter saya 😀

1. Ketika mengucapkan Amin kata tersebut memiliki arti aman,

2. Ketika mengucapkan Aamin, kata tersebut berarti meminta perlindungan,

3. Sedangkan mengucapkan Amiin, kata tersebut memiliki arti dapat dipercaya. Tentu ingat Nabi Muhammad SAW memiliki sebutan Al-Amiin yang berarti dapat dipercaya.

4. Sementara mengucapkan Aamiin berarti kabulkanlah doa kami.

Nah, melalui penjelasan tersebut tentu sudah jelas bukan, saat kita mendengar doa, atau pembacaan surat Al-Fatihah maka penyebutan Aamiin adalah yang paling tepat karena berarti kabulkanlah doa kami, berarti meminta agar setiap doa tersebut dikabulkan Allah SWT.  Continue reading →

Blog untuk Senang-senang atau Cari Uang?

Blog untuk Senang-senang atau Cari Uang? tiba-tiba saya kepikiran mengenai hal ini. Mengapa? bukan apa-apa si, secara tiba-tiba saya teringat status twitter orang yang pernah saya baca. Orang tersebut bukan orang yang saya kenal, tetapi kebetulan saja sewaktu saya meng-admin twitter orang lain 😀 saya membaca TL nya hihihi,

Waktu itu, dia membuat semacam status yang intinya mengatakan bahwa sebaiknya ngeblog itu ya untuk hobi saja bukan untuk cari uang. Artinya punya blog atau menulis di blog ya untuk senang-senang bukan untuk cari uang. Dan statusnya tersebut di RT temannya yang sepertinya juga suka ngeblog *semacam sok tahu ya :p

Saya kemudian teringat salah satu sahabat saya pernah memiliki sebuah blog, kemudian hanya bertahan beberapa saat karena setelah itu ia memutuskan untuk tidak menulis lagi di blog. Saat itu saya bertanya, “Kok gak nulis lagi di blog?” Continue reading →