Category Archives: review film

Review Film Kabhie Kushi Kabhi Gham (2001)

Kabhi Kushi Kabhie GhamIt’s all about loving your parents – Karan Johar

Ketika berbicara mengenai film yang mengisahkan cinta dan kasih sayang orang tua pada anaknya, hubungan orang tua dengan anak yang disampaikan dengan cara sederhana, film India inilah salah satu yang mewakilinya. Kabhi Kushi Kabhie Gham… (Kadang Susah, Kadang Senang) Continue reading →

Advertisements

Review Film The Firm (1993)

review film the firmSebelumnya saya pernah menuliskan tentang resensi novel The Firm karya John Grisham. Pada review tersebut saya memuji bagaimana detailnya Grisham menuliskan kinerja seorang pengacara dan kasusnya. Konflik yang dibangun juga menarik untuk diikuti. Saat itu, saya mengatakan belum menonton filmya alhasil belum bisa membandingkannya. Baru-baru ini saya menontonnya dan menurutnya saya film tersebut kurang bisa mewakili apa yang saya bayangkan. Benar, kita tidak bisa membandingkan novel dan film karena keduanya memberikan imajinasi yang berbeda kepada penikmatnya. Continue reading →

Heran dengan Film Jokowi Adalah Kita

Jokowi adalah kita merupakan film terbaru yang bakal ditayangkan di bioskop di Indonesia mulai 20 November 2014 mendatang. Sebuah film tentang Jokowi dari K2K Pictures.

Film ini berbeda dengan film Jokowi yang sebelumnya. Poster mengenai film ini sudah beredar luas di internet jauh-jauh hari. Tentu saja yang membuat heran pertama kali adalah pemeran Jokowi yaitu Ben Joshua. Alasannya simpel saja, bagi saya itu terlalu ganteng 🙂

Entah apa yang menjadi pertimbangan menggunakan aktor tersebut. Tidak ada pilihan yang lain? Pertimbangan pasar? entah!

Baru saja saya melihat trailer nya dan yah, seperti dugaan saya, terlalu ganteng untuk peran tersebut. Kurang pas. Ini bukan berarti akting Ben Joshua jelek. Toh, saya juga baru melihat trailernya. Namun entah mengapa terasa menganggu saja, terasa mengganjal. Apalagi terkait medok dan sebagainya.

Dan sepertinya saya tidak akan menyempatkan diri untuk melihat film tersebut di bioskop. Sepertinya tidak akan antri tiket untuk menonton film tersebut. Sepertinya si gitu. Maaf tetapi (lagi-lagi) sepertinya begitu. Mungkin faktor lain yang bisa mengubah pendirian tersebut 🙂

Anda juga berhak memiliki pendapat lain 🙂

Mengintip Santri di Film Negeri 5 Menara

Sebagai sebuah film yang berasal dari novel laris pastinya memiliki daya tarik tersendiri. Para pembaca novel tersebut pasti memiliki ketertarikan untuk menontonnya. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk membandingkan antara cerita di novel dan film. Hanya saja memang sangat prematur jika harus membandingkan cerita di novel yang dituangkan ke dalam film.

Karena film hanya bagian kecil dari novel. Dan inilah yang terjadi pada film-film yang berangkat dari novel termasuk yang saya tangkap saat menonton film Negeri 5 Menara. Film yang berangkat dari sebuah novel dengan judul yang sama tersebut  hanya mengambil sedikit dari isi novel tersebut. Continue reading →

Taare Zameen Par : Setiap Anak itu Spesial (part 2)

Sebelumnya telah dituliskan tentang gambaran mengenai film ‘Taare Zameen Par : Every Child is Special’. Yaah, mungkin ada beberapa yang terlewat atau tidak diceritakan hehe,. Tetapi ada beberapa hal yang menjadi catatan dalam pikiran saya ketika menonton film tersebut. Continue reading →

Taare Zameen Par : Setiap Anak itu Spesial (part 1)

Kali ini saya akan membahas mengenai film. Sebuah film yang bisa dibilang bukan film baru. film ini sudah cukup lama, dibuat sekitar tahun 2007. Tetapi saya baru menontonnya tahun 2011 *fyuuh -_-. Inipun berkat rekomendasi teman satu kost

Ini merupakan film India dengan judul ‘Taare Zameen Par : Every Child is Special’. Sebenarnya agak mengherankan juga, film ini sudah cukup lama namun hampir semua stasiun tv di Indonesia hingga tulisan ini saya upload, sepertinya belum pernah ada menayangkannya, maaf kalau saya salah. Padahal film—film India yang muncul belakangan seperti ‘My Name Is Khan’ (2010) atau ‘3 Idiots’ (2009) telah ditayangkan berkali-kali. Jika kita menonton film berdasarkan pesan yang disampaikan, dalam pandangan saya film ini juga pantas untuk ditonton berkali-kali. Untuk semua kalangan, sangat cocok untuk bekal pengetahuan bagi orang tua maupun anak-anak. Tidak ada adegan untuk dewasa jadi aman untuk ditonton anak-anak 😀

Jika anda suda pernah menontonnya maka anda pasti paham yang saya maksud mengapa film ini sangat cocok untuk dilihat. Tetapi jika belum saya akan seddikit menggambarkan bagaimana film ini. Meskipun bisa jadi apa yang saya tangkap akan berbeda dengan apa yang anda lihat dari film tersebut. Namun setidaknya saya sedikit menyampaikan pendapat saya mengenai film tersebut. Film yang meskipun saya tonton berkali-kali tetap mampu membuat saya menangis. Appaaaa?? Nangis?? *adegan sinetron* 😀 Continue reading →

Film Hope, Harapan untuk Indonesia (bag-2)

Inilah komentar saya untuk Film Hope yang sudah saya singgung pada tulisan sebelumnya.

Diawali pada bagian pertama, ketika masyarakat bingung dengan parpol apa yang akan dipilihnya, kemudian memilih untuk golput (golongan putih) alias tidak memilih. Itulah kenyataan yang ada dan seringkali itu disalahkan karena masyarakat tidak mengunakan pilihannya. Namun apa daya jika memang masyarakat tidak mau meimilih karena tidak mau sakit hati parpol pilihannya justru menyengsarakan mereka dengan korupsi dan mau menang sendiri. Continue reading →

Film Hope, Cermin Harapan untuk Indonesia (bag-1)

Hope adalah sebuah film dokumenter karya Andibachtiar Yusuf. Kebetulan kemarin, Kamis (13/1) di kampus ada road show film tersebut, hasil kerjasama Kine Klub UMY dan Bogalakon Picture.

Awalnya aku tidak tahu kalau film tersebut adalah film dokumenter, dan aku pikir film dokumenter akan membosankan, tetapi lain dengan film ini. Sangat cocok untuk remaja, mahasiswa pokoknya generasi muda. mengingatkan tentang nasionalisme, tenantang apa yang sudah dilakukan untuk negeri ini. Continue reading →